This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Laman

Monday, May 9, 2022

HBH Keluarga Besar Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Al-Asy'ari

Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Al-Asy'ari

Tema: Hidmat pada pendiri untuk mendapatkan berkah.


Keluarga besar yayasan pendidikan dan Pondok Pesantren Al-Asy'ari, mulai dari unit pendidikan PAUD, RA, MI, MTsN 15, MA, SMK, pagi ini pada hari Selasa tanggal 10 Mei 2022 melangsungkan acara Halal bi Halal di gedung aula MA Al-Asy'ari lantai 2. Acara dimulai tepat pukul 10 WIB, dengan diiringi lantunan salawat oleh grup Banjari siswa MA Al-Asy'ari.

Pada HBH tahun ini, yayasan pendidikan dan Pondok Pesantren Al-Asy'ari mengundang Bapak KH. Kholid Dahlan, pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang. Beberapa pelajaran berharga yang bisa saya rangkum dari tausiah yang beliau sampaikan, antara lain:

1. Hendaknya segala kegiatan yang kita lakukan diiringi dengan dzikir. Dzikir yang baik adalah terucap dari  lisan, selanjutnya ruhnya dzikir akan terasa sampai ke dalam hati.

2. Jika hati kita telah melantunkan dzikir, semua panca indera kita pasti akan berdzikir. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. 

Dzikirnya mata adalah ketika kita gunakan untuk membaca Al-Quran. Dzikirnya kaki adalah saat kita melangkahkan kaki ke kamar mandi  di sepertiga malam dan dilanjutkan dengan bersujud dalam tahajud. Dzikirnya rambut adalah ketika kita kenakan hijab untuk menutupinya, tidak ada yang bisa melihatnya kecuali mahrom. Dan seterusnya.

3. Hendaknya kita banyak-banyak bersyukur. Sebagaimana firman Allah SWT.: Lainsyakartum laazidannakum walainkafartum inna'adzabi lasyadid.

Sejatinya kita semua sehat. Mengkonsumsi makanan dan minuman apa saja tidak apa-apa. Yang menjadikan kita sakit adalah karena kita terlalu berlebihan ketika makan dan minum. Misalnya: Saat disuguhi makanan lezat, kita terburu-buru makan tanpa mengunyah dengan pelan dan sempurna, maka akan menjadikan tubuh kita sakit karenanya.

4. Guru yang baik adalah guru yang  menguasai materi yang diajarkan kepada siswa, tidak asal-asalan. Maka para guru hendaknya tidak berhenti belajar, terutama mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan IT dan gen Z.

5. Hendaknya kita perbanyak memaafkan sesama. Jangan segan untuk meminta maaf dan jangan pelit untuk memaafkan orang yang meminta maaf ke kita.

Kiai Kholil menutup mauidhohnya dengan membaca salawat dan doa  khotmil qur'an bersama. [AZ]


Jombang, 10 Mei 2022

Sunday, September 20, 2020

Kita Harus Hidup dengan Covid-19, Jangan Panik!

Kepala Klinik Penyakit Menular, Universitas Maryland, AMERIKA SERIKAT mengatakan:

1. Kita mungkin harus hidup dengan C19 selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.  Jangan menyangkal atau panik.  Jangan membuat hidup kita tidak berguna.  Mari belajar hidup dengan kenyataan ini.

 2. Anda tidak dapat menghancurkan virus C19 yang telah menembus dinding sel, dgn meminum berliter liter air panas - Anda hanya akan pergi ke kamar mandi lebih sering.

 3. Mencuci tangan dan merawat  jarak fisik dua meter adalah metode terbaik  perlindungan Anda.

 4. Jika Anda tidak memiliki pasien C19 di rumah, tidak perlu mendisinfeksi rumah Anda.

 5. Tas/ plastik belanjaan, pompa bensin, kereta belanja dan ATM tidak menyebabkan infeksi.

Cuci tangan Anda, jalani hidup Anda seperti biasa.

 6. C19 bukan infeksi makanan.  Ini Berhubungan dengan tetesan infeksi seperti flu.  Tidak ada risiko yang ditunjukkan bahwa C19 ditularkan dengan memesan makanan.

 7. Anda bisa kehilangan indra penciuman dengan banyak pakai anti alergi dan infeksi virus.  Ini hanya gejala non-spesifik C19.

 8. Begitu tiba di rumah, Anda tidak perlu mengganti pakaian dengan segera dan mandi!

Kebersihan adalah suatu kebajikan tetapi bukan paranoid !

 9. Virus C19 tidak terbang di udara.  Ini adalah infeksi tetesan pernapasan yang memerlukan kontak dekat.

 10. Udara itu bersih, Anda bisa jalan2 ke taman dan tempat umum (hanya perlu menjaga jarak perlindungan fisik Anda)

 11. Cukup menggunakan sabun biasa terhadap C19, tidak perlu sabun anti bakteri.  Ini adalah virus, bukan bakteri.

 12. Anda tidak perlu khawatir tentang pesanan makanan Anda.  Tapi Anda bisa memanaskan semuanya dalam microwave, jika mau.

 13. Kemungkinan membawa pulang C19 dengan sepatu Anda seperti disambar petir dua kali sehari.  Saya telah bekerja melawan virus selama 20 tahun - infeksi drop tidak menyebar seperti itu!

 14. Anda tidak dapat dilindungi dari virus dengan mengkonsumsi cuka, jus tebu dan jahe!  Ini hanya untuk kekebalan bukan obat.

 15. Mengenakan masker untuk waktu yang lama mengganggu pernapasan dan kadar oksigen Anda.  Pakai itu hanya di tengah orang banyak.

 16. Mengenakan sarung tangan juga merupakan ide yang buruk;  virus dapat terakumulasi ke dalam sarung tangan dan mudah ditularkan jika Anda menyentuh wajah Anda.  Lebih baik cuci tangan saja secara teratur.

 17. Kekebalan tubuh sangat lemah dengan selalu tinggal di lingkungan yang steril.  Bahkan jika kita makan suplemen / obat penambah kekebalan sekalipun, silakan keluar dari rumah Anda secara teratur ke taman / pantai atau kemana pun.

Kekebalan ditingkatkan oleh SAMBUNGAN KE PATOGEN, bukan dengan duduk di rumah dan mengkonsumsi makanan yang digoreng / pedas / manis dan minuman bersoda.


➖➖➖

Disadur dari artikel berikut:

https://theazb.com/we-will-live-with-covid19-for-months-lets-not-deny-it-or-panic- dr-faheem-younus/


Jombang, 21 September 2020

Friday, August 14, 2020

Ngajar Online dengan Personal Blog

Dalam dunia pendidikan, blog merupakan media yang sangat mendukung untuk proses belajar mengajar karena menggunakan blog memudahkan guru dalam memberikan tugas terhadap siswa. Bagi siswa, blog dapat membantu siswa untuk menyalurkan kreatifitas menulis.

Hari ini, Sabtu 15 Agustus 2020, saya mengikuti pelatihan membuat Blog untuk media pembelajaran. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) cabang Jombang. Materi disampaikan oleh Bapak Andik Vegas selama dua jam. Selanjutnya kami diminta praktik membuat blog, kemudian dikumpulkan melalui Form sebagai bukti kita mengikuti pelatihan tersebut.





Blog sangat memudahkan bagi siapapun yang ingin mendapatkan informasi tanpa harus bersusah payah mencari buku. Hanya bermodal internet, siapapun dapat mencari informasi apapun di dalam blog. Manfaat lain dari blog adalah siswa tidak gagap akan teknologi. Berbeda dengan jaman dahulu, sebelum adanya blog, banyak siswa yang tidak tahu menahu tentang internet dan semacamnya.

Menurut Sujana, dkk. [2002:2] beberapa manfaat media pembelajaran adalah sebagai berikut:
1. Pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa, sehingga dapat menumbuhkan motivasi.
2. Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa dan memungkinkan siswa menguasai materi pengajaran dengan lebih baik.
3. Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga.
4. Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab siswa tidak hanya mendengarkan uraian guru tapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, dan mendemostrasikan.

Blog ini sangat banyak manfaatnya untuk saya sebagai guru. Dan media ini merupakan salah satu alternatif yang bisa kita gunakan selama masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang saat ini masih berlangsung karena pandemi Covid-19 yang entah sampai kapan akan berakhir.

Semoga bermanfaat!!!

Monday, July 6, 2020

Pentingnya Belajar Desain dan Foto Android

Hari ini, Senin malam, 6 Juli 2020, aku mulai mengikuti Kelas Kreatif Online (KKO) Batch 13 yang dimentorin oleh mbak Alsha Wahidah.

Materinya berhubungan kreativitas online. Kalau teman-teman sudah ahli dalam mengembangkan sebuah tulisan, rasanya untuk konten gak akan sulit dicari. Namun, berbeda untuk teknis visualisasinya. Yaitu, bagaimana kita mahir berkomunikasi dengan khalayak ramai menggunakan media visual (gambar dan paduan warna). 

Nah, sejauh ini teknik dasar yang akan kita ulas berkaitan dengan dua media sosial yaitu Instagram dan Facebook. Karena dua medsos ini yang memiliki potensi besar untuk pemasaran/marketing di era digital.

Repot ya, penulis juga harus bisa marketing gitu? Ih, iya dong. Jualan buku karya sendiri, masa mengandalkan penerbit. 

Nah, tapi mau ga mau nih. Kita harus membuat akun Instagram dan Facebook khusus branding. Akun khusus ini tentunya sebagai penulis atau content creator, bukan buat akun selfi-wefie aja, tapi lebih fokus ke brand yang kita buat.

Sekadar tips:

- Akun khusus personal branding sebagai content creator/book advisor/motivator/writer itu harus tampil better dan terkonsep.

- Pakai nama akun yang unik, singkat, dan jelas, plus mudah diingat orang.

 

Tujuan Desain grafis merupakan cara berkomunikasi dalam bentuk visual yang menggunakan fasilitas gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Secara umum, orang akan lebih cepat menerima pesan dalam bentuk visual dibandingkan dalam bentuk teks. Bentuk visual juga lebih universal ditangkap oleh manusia dengan berbagi latar belakang yang berbeda.

Tidak dapat dipungkiri dalam kehidupan ini bahwa desain grafis banyak dimanfaatkan dalam desain komunikasi dan fine art. Oleh karena itu, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metode merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), ataupun disiplin ilmu yang digunakan (desain). Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Pada praktiknya desain grafis dapat digunakan untuk pembuatan brosur, leaflet, kartu nama, poster, spanduk, baliho, modifikasi atau manipulasi foto/gambar, perancangan buku/majalah, dan sebagainya.

Secara lebih mendalam dengan ilmu desain grafis bahwa seorang desainer grafis sangat memiliki potensi yang sangat besar untuk berapresiasi sebagai pengemas efek dan segala teknik berbau animasi. Bidang desain grafis tidak pernah lepas dari tujuan komersial dan pengekspresian seni yang disampaikan dalam bentuk visual baik secara elektonik maupun non elektronik. Lebih dari itu, desain grafis di dalamnya mempunyai arti penyempurnaan pesan untuk dipublikasikan tanpa memperhatikan tugas spesifik seorang desainer grafis.


Kenapa penting belajar desain dan foto android?

Karena kedua hal di atas yang membantu proses branding dan marketing.

Branding adalah sebuah kegiatan komunikasi, memperkuat, mempertahankan sebuah identitas dalam rangka memberikan perspektif kepada orang lain yang melihatnya. Sederhananya, kalau di dunia dagang online, kami suka bagi dua aja :

- Personal branding, yaitu menyangkut kekhasan dan keunikan diri pribadi kita, tentunya yang membuat orang betah dekat sama kita.

- Product branding, yaitu menyangkut kekhasan produk apa yang kita jual. Jika produk teman-teman adalah tulisan, maka harus memiliki identitas khusus dalam setiap tulisannya. 

Ingat, Be Your Self! Jangan berusaha menjadi seperti penulis A, B, C, dll. Karena setiap diri kita istimewa, miliki identitas khusus secara personal maupun tulisan.

Dan alasan lainnya... bisa desain dan foto cakeup di android itu, hemat budget lho.

Paket foto studio khusus produk misalnya, termurah saat ini di batas 150-300ribu dapat 10 foto, untuk item seperti buku dsbg. Kalau yg lebih eksklusif dgn model bisa 250k utk satu produk saja, dapat sekitar 10 foto.

Paket bikin logo termurah yang paling sederhana 50-100 ribuan, dgn teknik comot BG jadi di google dan tinggal tempel tulisan. 

Udah pakai PC di Corel dkk 300rb-jutaan untuk logo saja. Paket branding butuh 10 juta lebih include website dkk. Itu paket rakyat jelata aja. Bukan skala perusahaan ya.

Apalagi yang mau bolak-balik desain cover atau poster atau pembatas buku nih. Yang kita desain di hp juga bisa kita print, jika punya kemampuan mumpuni.

Jadi, sangat efisien. Karena kita mah yang masih merintis atau masih tahap pemula anggap aja dengan modalnya hanya nol rupiah. Jadi, sangat efisien jika memanfaatkan aplikasi sesuai kebutuhan.


Trik Pemilihan Warna dan Font dalam Desain Konten.

1. Upayakan adanya kontras antara warna gelap dan terang.

Palet warna hitam dan putih memiliki kontras terbaik dengan nilai yang tinggi, maka tak heran banyak yang menggunakannya dalam desain. Namun, kamu bisa saja memainkan antara warna yang lebih terang dan warna yang lebih gelap lainnya. Bahkan warna dengan tone lembut sekalipun tentu saja dengan mengutamakan sisi kekontrasan warnanya.

Jika latar belakang berwarna gelap, upayakan teks (tipografi) berwarna terang. Tujuannya, agar teks lebih mudah dibaca dan desain terlihat tidak monoton.

 

2. Tentukanlah warna teks yang sesuai dengan BACKGROUND-nya.

Upayakan warna teks adalah salah satu warna yang terdapat pada background. Tentunya dengan tone warna yang padu. Untuk warna teks universal adalah hitam dan putih. Namun, jangan pernah takut menggunakan warna lain asalkan serasi dengan background.

 

3. Penggunaan jenis font pada tipografi.

Pada judul konten, gunakanlah jenis huruf yang berbeda dan ukuran yang lebih besar dibandingkan isi (konten).

Pada isi (konten), gunakanlah jenis huruf yang tidak membuat mata mengerling dan menjelang apalagi (maaf) juling, misalnya font yang keriting atau terlalu banyak aksesori. Selain itu, JANGAN menggunakan huruf kapital (huruf besar) pada konten ya. Kecuali JUDUL, dengan syarat judulnya harus SINGKAT, JELAS, dan PADAT.

 

Semoga uraian ini dapat membantu teman-teman yang sedang belajar 😘

 

Sumber: Materi KKO oleh Alsha Wahidah.


Saturday, June 13, 2020

Selain Jago 'Ngomong', Yuk Tingkatkan Juga Skill Mendengarkan!


Siapa di dunia ini yang tidak butuh didengarkan? 

Di era serba sibuk dan teknologi makin canggih, komunikasi menjadi kebutuhan pokok bagi manusia. Orang-orang sering mengira kalau komunikasi yang baik itu ya sekadar kegiatan 'ngomong' atau cuma modal jago bicara saja. 

Akibatnya, mereka kerap merasa khawatir kalau-kalau kemampuan bicaranya kurang bagus atau mungkin enggak sesuai topik. Mereka pun jadi terpacu berlomba-lomba buat berlatih menjadi pembicara yang baik,  supaya menarik dan disukai lawan bicara. Padahal, kenyataan yang dibutuhkan justru sebaliknya. 

Pada dasarnya manusia ingin didengarkan ketimbang mendengarkan. Ketika mendapatkan audiens yang serius mendengarkannya, otak manusia akan melepas endorfin, semacam hormon kebahagiaan yang membuat seseorang merasa gembira dan nyaman dengan dirinya sendiri. 

Harvey Mackay, seorang penulis dan pebisnis asal Amerika bilang "You can win more friends with your ears than with your mouth". Hal ini masuk akal, karena seseorang yang didengarkan akan merasa sangat dihargai, sehingga membuatnya tidak segan memberi kepercayaan pada orang yang menghargai dirinya.

Kamu pasti berpikir: Ah, apa sih susahnya mendengarkan? Kan cuma perlu diam?

Iya mudah, tapi belum tentu semua orang bisa lakukan. Selama ini lebih banyak orang mendengar daripada mendengarkan dengan seksama. Bahkan Stephen R. Covey, penulis buku The Seven Habits of Highly Effective People pernah bilang kalau kebanyakan orang tidak mendengarkan untuk paham, tapi hanya untuk membalas obrolan saja. 

Nah, kira-kira kamu penasaran enggak, apa saja tips supaya kemampuan mendengarkan kita menjadi lebih baik? 

 1.  Tataplah mata si pembicara
Saat sedang mendengarkan orang lain. Sebaiknya singkirkan keinginan untuk melihat pohon, jendela, ponsel, dsb. Kamu pertama kali harus fokus menatap ke wajah, terutama mata orang yang sedang berbicara. Itu akan membuat kamu tampak antusias dan menaruh perhatian padanya, tapi jangan menatapnya lekat-lekat dan lama. Bersikap normal dan lakukan sesekali, hanya untuk menunjukkan kalau kamu 'ada' di percakapan itu. 

Namun, semisal kondisi ini terhalang oleh perasaan malu, gugup, dan emosi lainnya, maka abaikan tips ini dan tetaplah fokus dan berkonsentrasi pada suara si pembicara. 

 2.  Condongkanlah dan anggukanlah kepala ke arah pembicara
Orang akan menjauhkan kepala ketika merasa bosan dengan topik yang sedang dibicarakan. Lakukan sebaliknya, agar kamu kelihatan antusias pada si pembicara. 

Selain itu, mengangguklah sesekali dengan kecepatan sedang supaya terlihat perhatian, tetapi jangan lakukan terlalu sering dan cepat, karena kamu malah mirip burung pelatuk. 

 3.  Jadilah pendengar yang aktif
Selain kamu mesti menyimak dengan penuh konsentrasi saat orang lain sedang berbicara. Kamu juga harus jadi pendengar aktif, bukan cuma berkamuflase jadi patung batu yang diam.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan supaya menjadi pendengar aktif ialah dengan mengajukan pertanyaan terbuka sesuai konteks. Berbeda dengan pertanyaan tertutup yang jawabannya cuma 'iya' atau 'tidak'. Pertanyaan terbuka justru membutuhkan jawaban lebih mendetail agar percakapan lebih hidup dan akrab. Biasanya diawali kata 'mengapa' dan 'bagaimana'. Misal, "Mengapa kamu memilih pindah rumah ke Jakarta dibanding Bandung?"

Dengan bertanya sesuatu yang memancing jawaban panjang lebar, itu akan memperlihatkan kalau kamu serius dan tertarik mendengarkan penjelasan orang yang berbicara itu. 

Di samping itu,  kamu juga bisa mengulangi kata-kata si lawan bicara, tanpa perlu memberikan kritikan atau pendapat. Contoh, " Jadi Mia memilih kota ini karena keinginan suami, benar begitu?"

Terakhir, gunakan juga kata-kata pendek pembangkit semangat buat pembicara. Contohnya berikut ini:
  - Lalu...
  - Oh, ya...
  - Jadi...
  - Lalu bagaimana?
  - coba ceritakan lebih rinci..
Kata-kata pendek ini membuat orang yang sedang berbicara merasa disukai dan menjadi semakin bersemangat melanjutkan ceritanya. 

 4.  Berpikiran terbuka
Saat mendengarkan orang lain, hindari tindakan menghina, mengkritik, atau menghakimi perkataannya. Dengarkanlah baik-baik apa yang sedang disampaikan, dan jangan langsung menarik kesimpulan sebelum menyelesaikan percakapan. 

 5.  Bayangkan apa yang sedang orang itu bicarakan
Membayangkan apa yang sedang orang lain sampaikan, cukup membantu kita melihat konteks dan emosi dari orang yang sedang berbicara. Sayangnya, emosi seseorang yang asli hanya mampu kamu jangkau dari kata-kata yang dikeluarkannya. Oleh sebab itu, berkonsentrasilah pada apa yang sedang dibicarakan.

6. Jangan memotong percakapan
Memotong pembicaraan karena terlalu antusias, atau ingin bertanya sesuatu gara-gara tidak memahami yang dibicarakan  sebaiknya tidak dilakukan. Mendengarkan sesungguhnya memang butuh kesabaran tingkat tinggi. Tunggu sampai orang itu selesai bicara, baru kamu boleh bertanya atau memberikan pendapat. 

 7.  Berilah pujian
Tidak ada manusia yang tak suka dipuji. Berilah pujian yang jujur untuk menyenangkan lawan bicaramu. Kamu bisa memuji karakter, penampilan, atau kepemilikan seseorang secara terperinci dan spesifik. Ketahuilah, pujian dapat memiliki dampak positif bagi orang lain. 

Bagaimana? Mudah kan? Ternyata mendengarkan enggak semudah dan sesulit yang dibayangkan. Meningkatkan skill mendengarkan bisa membuatmu menjadi orang yang pandai berempati, disukai orang, dan tentu saja kamu didengarkan oleh orang lain, karena seseorang yang diberi kesempatan olehmu berbicara, maka akan ada saatnya mereka pula yang akan mendengarkanmu.

Istilah: 
1. Ngomong: bicara
2. Skill: keterampilan
3. "You can win more friends with your ears than with your mouth" : Anda bisa mendapatkan lebih banyak teman dengan menjadi pendengar daripada banyak bicara.


Jombang, 13 Juni 2020.
Ditulis kembali dari Eki Saputra.
➖➖➖

Referensi:
 1.  Gwee, J & Tjoaja, S. 2012. I Want You to Be Rich and Happy. Do You?. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
 2. https://www.forbes.com/sites/womensmedia/2012/11/09/10-steps-to-effective-listening
 3. https://www.sehatq.com/artikel/hormon-endorfin-adalah-salah-satu-senyawa-kebahagiaan-di-tubuh

Tips Mendaki Gunung bagi Pemula


Kali ini saya akan membagikan tips mendaki gunung –hobi saya— terutama bagi pemula. Mendaki gunung bagi sebagian orang adalah aktivitas sia-sia, melelahkan, buang-buang waktu dan tenaga. Wajar bila orang berpendapat demikian karena mereka tidak berminat dan tidak pernah mau merasakan nikmatnya naik gunung. Jika ada yang bertanya pada saya, mengapa sering  mendaki gunung? Jawaban saya cuma satu, karena SUKA. Tidak mungkin saya melakukan sesuatu yang saya tidak sukai, bukan? 

Ada kepuasan tersendiri ketika berhasil sampai di puncak. Sebuah kepuasan yang mewah. Mewah bukan berarti perlengkapan yang serba mahal dan wah, namun proses yang dilalui sampai puncak dan kembali ke rumah dengan selamat. Selain itu, dengan mendaki kita dapat menikmati keindahan alam, merasakan perjuangan hidup, kepedulian terhadap sesama, dan kekompakan antar pendaki, sampai-sampai ada sebuah guyonan, kalau mau tahu sifat asli temanmu, ajaklah mendaki.

Akhir-akhir ini kegiatan mendaki gunung banyak menarik minat anak muda. Kebanyakan dari mereka memiliki motivasi lebih untuk mendaki seperti mencoba pengalaman baru dan eksis di media sosial dengan bermacam-macam model foto. Jika ada yang tertarik mendaki gunung, berikut tips-tips yang harus diketahui agar bisa mendaki dengan aman, bisa sampai ke puncak dan selamat tiba di rumah  :

1. Lakukan persiapan awal.
Ada beberapa hal yang harus diingat sebelum mendaki gunung, yakni jangan naik gunung hanya karena gengsi, mau pamer foto-foto keren di media sosial. Hindari memetik bunga edelweiss dan mengganggu tanaman apapun di gunung. Pastikan mendaki tidak sendirian, atau setidaknya memiliki minimal seorang teman pendaki. Kumpulkan informasi tentang gunung yang akan didaki sebanyak-banyaknya, seperti pengetahuan tentang medan, jalur, waktu tempuh, tingkat keterjalan, dan sebagainya. Jangan lupa kenali cuaca sebelum mendaki, jangan mendaki ketika musim hujan sedang berlangsung karena tanah akan licin dan sewaktu-waktu ada longsoran. Membawa KTP atau kartu identitas lainnya.

2. Melatih otot kaki dan keseimbangan
Biasanya dua minggu sebelum melakukan pendakian, otot kaki dilatih dengan lari atau jogging pagi dan sore hari. Diusahakan rutin dilakukan seminggu sebelum mendaki. Ketiatan ini bertujuan untuk melatih otot kaki agar tidak kaget saat mendaki mengingat trek yang dilalui tidak mudah. Otot kaki yang terlatih juga mencegah rasa sakit, terutama bagian paha dan betis. Selain lari pagi, latihan yang sebaiknya dilakukan adalah menjaga keseimbangan dengan cara senam-senam kecil, berdiri beberapa saat dengan satu kaki.

3. Jaga kesehatan
Mendaki gunung dalam kondisi tidak sehat atau tidak fit akan sangat berbahaya. Tubuh akan mudah drop, berhenti di tengah jalan alias tidak sampai. Selama perjananan juga biasanya menyusahkan teman pendaki lainnya, dan banyak keluhan. Tips agar tetap sehat sebelum pendakian, usahakan jangan tidur terlalu malam seminggu sebelum pendakian dan tidurlah yang cukup. Kalau perlu konsumsi vitamin agar tetap fit sampai saatnya mendaki.

4. Perlengkapan yang harus di bawa ketika mendaki, 
Setelah persiapan fisik, perlengkapan mendaki juga harus siap dan dalam kondisi baik. Peralatan yang wajib di bawa ketika mendaki gunung adalah jaket, sarung tangan, tutup kepala, sepatu gunung, kaos kaki, tenda, matras, senter, tongkat untuk meringankan beban tubuh, peralatan masak yang sederhana. Sebelum naik gunung sebaiknya seluruh peralatan di cek lebih dahulu.

5. Konsumsi yang harus di bawa
Konsumsi merupakan hal yang sangat penting dipersiapkan sebelum mendaki. Beberapa jenis konsumsi yang sebaiknya di bawa, air putih, camilan (roti, biskuit), beras dan lauk, mie instan, kopi/teh dan air cadangan. Jangan lupa membawa obat-obatan. Sebaiknya makan terlebih dahulu sebelum memulai pendakian karena perut yang kosong rentan masuk angin. Terkadang saya membawa gula aren yang dijadikan seperti permen untuk menambah tenaga saat mendaki. 

6. Cara berjalan ketika mendaki
Berjalan di jalan yang lurus tentu berbeda dengan berjalan di jalan menanjak. Ketika mendaki, tidak asal-asalan ketika berjalan. Trip berjalan di trek yang sulit ketika mendaki yaitu kaki selalu lentur setiap kaki menapak di tanah dan tetap fokus pada pijakan. Apabila kaki kaku, maka kemungkinan cedera bisa terjadi dan itu akan menghambat dalam proses pendakian.

7. Jangan malu untuk meminta berhenti jika capek
Sebagai pendaki pemula pastinya kemampuan dalam mendaki tidak seperti mereka yang sudah terbiasa, maka jangan malu berkata capek dan minta berhenti sejenak untuk mengistirahatkan otot-otot dan mengatur nafas dan kerja jantung.

8. Jangan mengeluh
Mengeluh saat mendaki merupakan hal yang yang tidak baik dilakukan. Mengeluh akan mempengaruhi psikis dalam diri kita dan bisa berimbas pada tubuh. Sebaiknya jangan mengeluh dalam keadaan apapun, lebih baik menyemangati diri sendiri dan teman-teman. Nikmati perjalanan agar mendaki gunung tidak terasa semakin berat dan yang pasti menyenangkan.

9. Jangan membuang sampah di gunung
Jangan membuang sampah di gunung. Bawalah kantong sampah setiap mendaki. Kumpulkan sampah yang kita hasilkan, masukkan ke dalam kantong sampah dan bawalah turun. Jangan mengotori dan merusak gunung dengan tumpukan sampah.

10. Ikuti instruksi dan larangan petugas gunung
Sebelum mendaki, sebaiknya mendaftar pada petugas gunung setempat di pos registrasi. Pendataan ini berguna jika terjadi sesuatu di gunung, akan mudah diidentifikasi. Selain itu, petugas akan memberitahukan instruksi dan larangan ketika kita mendaki. Maka patuhilah instruksi dan larangan yang mereka sampaikan.

11. Jangan lupa berdoa sebelum dan sesudah mendaki dan meminta izin pada orang tua, agar selamat sampai di tujuan.

Demikianlah beberapa tips agar perjalanan mendaki selamat, aman dan lancar sampai ke puncak dan pulang ke rumah. Selalu berserah diri kepada Allah, utamakan keselamatan. Semoga bermanfaat.

🌻

Jombang, 13 Juni 2020

Sumber bacaan :
https://mytrip123.com/9-tips-mendaki-gunung-yang-harus-di-ketahui-bagi-pemula/

Cara Keluar Dari Toxic Relationship


Maraknya Lathi challenge membawa dampak positif bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang terjebak dalam Toxic relationship atau hubungan beracun. Lagu ini sedikit banyak memberi kesadaran bahwa banyak yang terjebak dalam hubungan yang tidak sehat. Lalu apa sih hubungan beracun itu atau toxic relationship?
Istilah toxic relationship merujuk pada sebuah hubungan yang ditandai dengan perilaku-perilaku 'beracun' yang merusak fisik maupun emosional diri sendiri maupun pasangan. Jika dalam hubungan yang sehat didominasi oleh kasih sayang, rasa saling menghormati, dan penerimaan, maka toxic relationship adalah kebalikannya.

Cara untuk mengenali bahwa kita sedang terjebak dalam hubungan yang tak sehat, menurut Healthline ciri-ciri toxic relationship tak hanya berupa kekerasan fisik melainkan juga kekerasan emosional seperti;

1. Kurangnya dukungan dari pasangan, sehingga apapun yang kita jalani atau yang diraih oleh salah satu dianggap kompetisi.
2. Bahasa verba yang menyakitkan, kasar, sarkas, kritik pedas, adu mulut. 
3. Kecemburuan yang berlebihan, mencurigai segala tingkah laku pasangan, mengecek sosialmedia, chat atau riwayat telephone.
4. Kecenderungan  merasa superior, ingin mengendalikan, dipatuhi, ingin diikuti.
5. Tidak saling menghargai.
6. Menyita hampir seluruh waktu yang dimiliki pasangan.
7. Ketakutan dalam menjaga hubungan agar terhindar dari konflik yang ekstrem.
8. Sering bertengkar untuk hal-hal spele dsn sederhana.
9. Adanya kekerasan, berupa tindakan fisik sampai melukai.

Apakah tanda-tanda di atas termasuk dalam hubunganmu? Jika iya, mungkin kamu harus mulai berfikir kembali, mengajak dirimu sendiri untuk bertanya apakah hubungan itu bisa dipertahankan. Berikut tips-tips keluar dari toxic relationship.

1. Kenali hubungan kalian. Jika hubungan kalian sudah memilik 2-4 ciri di atas berarti kalian sudah terjebak dalam hubungan yang beracun. Jika tidak segera diselesaikan maka akan semakin banyak waktu yang terbuang untuk sesuatu yang sia-sia.

2. Bicara pada orang terdekat. Ajak keluargamu atau sahabatmu berdiskusi mengenai hubungan yang sedang kamu jalani. Ajak mereka bercerita, atau ungkapkan apa yang selama ini tengah menimpamu. Berbicara memang tidak mudah terlebih dengan resiko orang-orang terdekat akan mencibir atau bahkan mungkin membuatmu semakin terpuruk dengan kalimat-kalimat menjatuhkan. Namun apa salahnya mencoba, orang-orang yang mencintai akan membantu dengan apa yang mereka bisa.

3. Self love. Cintai diri kamu sendiri, jika kamu merasa bahwa hubungan yang tengah dijalani membebankan, membuat kamu kehilangan diri kamu sendiri, kehilangan mimpi, bahkan kehilangan teman-teman atau keluarga terdekatmu. Waktunya untuk berfikir ulang dan logis. Ingat di dunia ini yang paling utama untuk dicintai dan dibuat bahagia adalah dirimu sendiri.

4. Keluar dari hubungan tersebut. Mengahiri hubungan yang telah lama terjalin memang tidak mudah. Tidak ada yang baik dari sebuah perpisahan. Namun, jika perpisahan membuatmu bisa lebih bebas melakukan apa yang kamu suka, melanjutkan mimpi-mimpimu yang tertunda, alangkah baiknya kamu memulai sekarang. Kerjakan hal-hal yang berbau positif, ajak temanmu refreshing  makan makanan enak, kerjakan hobi yang sudah lama kamu tidak kamu kerjakan, atau mulai mengejar karier yang tertinggal.

5. Percaya diri. Percayalah bahwa kamu istimewa, kamu berharga dan kamu teramat bisa untuk tidak bergantung dengan pasanganmu. Tanamkan hal-hal positif, mau berbagi, lebih banyak bergaul dan bertemu banyak orang.

6. Minta pertolongan tenaga ahli. Jika hubunganmu sudah sangat menyakiti, menimbukan trauma secara psikis, melukai tubuh dan kekerasan secara fisik. Alangkah baiknya meminta bantuan profesional, memeriksakan diri pada psikater tidak menjadikanmu terlihat aneh. Selalu ada usaha untuk sembuh, kembalikan sisi positif dan keceriaan dalam hidupmu.

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang saling menguntungkan di dalamnya, memahami dan saling menghormati satu sama lain. Jatuh cinta tidak pernah salah, tetapi cinta yang membuatmu lupa kepada kebahagiaan dirimu? Mungkin harus dikaji lagi, cinta seperti apa yang sedang kamu jalani. Untuk bisa membahagiakan, kamu harus lebih dulu bahagia.


Sumber:
https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/kenali-tanda-toxic-relationship-seperti-pengalaman-kesha-ratuliu-erBm