Laman

Tuesday, November 12, 2013

Penggunaan Website Internet “YouTube” dalam Pembelajaran

Berikut ini adalah artikel tentang YouTube yang sudah pernah saya kirimkan di majalah sekolah "Inkresa" MTsN Tambakberas Jombang. Mengingat betapa pentingnya penggunaan YouTube dalam pembelajaran, maka artikel ini saya posting kembali di blog ini. Semoga bermanfaat...


Penggunaan Website Internet “YouTube” dalam Pembelajaran
Ni’matuz Zahroh
Guru Bahasa Inggris di MTsN Tambakberas Jombang

anik.zahra@yahoo.com

Dewasa ini Teknologi Informasi (IT=Information Technology) berkembang demikian pesatnya. Berkembangnya teknologi ini membawa dampak terhadap pergeseran nilai-nilai dan budaya masyarakat, tidak terkecuali bagi masyarakat Indonesia. Dengan kemajuan IT, informasi dari berbagai belahan dunia, baik informasi positif maupun negatif akan semakin mudah diakses, sehingga sedikit banyak akan berpengaruh pada nilai-nilai yang berkembang di masyarakat. Selain itu kemajuan IT juga sangat bermanfaat terhadap kelancaran bisnis dan usaha di Indonesia, sehingga akan terbentuklah budaya instant di segala bidang kehidupan. Salah satu bentuk dari IT ini adalah menjamurnya internet di negara kita. Dunia terasa menjadi kecil ketika kita sudah terhubung dengan internet, karena dalam hitungan detik kita bisa mengetahui apa yang terjadi di belahan dunia bagian utara ataupun selatan, bahkan yang terjauh dari negara kita sekalipun bisa terakses dengan mudah.

INTERNET
Internet berasal dari kata Interconnected Network adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Istilah Internet Indonesia adalah istilah-istilah yang diserap dari bahasa asing. Mayoritas istilah-istilah tersebut adalah berasal dari bahasa Inggris Amerika, karena dipandang memiliki kekayaan kosakata internet yang paling luas. Terjemahan istilah-istilah internet dan komputer seringkali menyisakan kesulitan sendiri bagi para ahli bahasa dikarenakan ilmu komputer dan internet merupakan teknologi baru yang terus menerus berkembang dan menciptakan istilah-istilah baru yang sebelumnya tidak pernah dikenal dalam ilmu linguistik.
Oleh karena itu tidak jarang terjemahan langsung suatu istilah terasa janggal untuk diucapkan maupun ditulis. Sebagai contoh istilah account yang dalam bahasa Indonesia berarti menghitung, tetapi dalam bahasa internet diterjemahkan sebagai akun. Penerjemah-penerjemah harus berusaha sesetia mungkin dengan makna aslinya dengan tidak membuat padanan istilah yang tidak akan dipakai oleh pengguna-pengguna yang terbiasa dengan istilah di dalam bahasa lain.
Internet sekarang bisa diakses melalui berbagai media. Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pen-setting-an GPRS pada ponsel tergantung dari operator (Telkomsel, Indosat, XL, 3) yang digunakan.

WEBSITE
            Website adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (domain name) atau subdomain di World Wide Web (WWW) di internet. WWW terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang menjadi “akar” (root), yang disebut homepage (halaman induk; sering diterjemahkan menjadi “beranda”. “halaman muka” atau “laman web”), dan biasanya disimpan dalam server yang sama. Tidak semua situs web dapat diakses dengan gratis. Beberapa situs web memerlukan pembayaran agar dapat menjadi pelanggan, misalnya situs-situs yang menampilkan bisnis properti, situs-situs berita, layanan surat elektronik (e-mail), dan lain-lain.
            Banyak website di internet yang sangat bermanfaat dan menunjang aktifitas keseharian kita. Nama-nama website yang terkenal yang diantaranya; yahoo, facebook, twitter, 4shared, wikipedia, podcast, videocast, dictionary online, grammar online, YouTobe dan masih jutaan lainnyayang semakin hari semakin bertambah.
            Kaitannya dengan dunia pendidikan, internet sangat kontributif dalam penyebaran ilmu pengetahuan dan penyediaan fasilitas sumber belajar. Website yang tersedia di internet memungkinkan para pendidik maupun siswa untuk melakukan akses perpustakaan, mencari bahan ajar, layanan informasi akademik, diskusi online, ujian online dan lain-lain. Fokus bahasan pada tulisan ini adalah penggunaan website “YouTube” dalam pembelajaran.

YOUTUBE
            YouTube adalah sebuah situs web video sharing (berbagai video) populer yang didirikan pada Februari 2005 oleh tiga orang bekas karyawan PayPal: Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim. Menurut perusahaan penelitian Internet Hitwise, pada Mei 2006 YouTube memiliki pangsa pasar sebesar 43 persen. Para pengguna dapat memuat, menonton, dan berbagi klip video secara gratis. Umumnya video-video di YouTube adalah klip musik (video klip), film, TV, serta video buatan para penggunanya sendiri. Format yang digunakan video-video di YouTube adalah .flv yang dapat diputar di penjelajah web yang memiliki plugin Flash Player.
            Dalam bidang pendidikan, YouTube memberi energi dalam proses belajar mengajar, dimana guru dapat menggunakan YouTube ini sebagai media belajar ataupun dapat mengunduh berbagai sumber belajar yang autentik sebagai bahan ajar. Banyak video di dalam YouTube yang berkaitan dengan tema pembelajaran yang dapat ditampilkan di kelas. Video-video tersebut dapat ditampilkan untuk:
1.        Modelling (misalnya video pembacaan puisi atau conversation untuk mata pelajaran bahasa Inggris).
2.        Mengajar wacana deskripsi (video tentang pemandangan alam), narasi (video tentang cerita fiksi), ataupun prosedur (video tentang cara membuat sesuatu).
3.        Menjelaskan aktivitas vulkanik gunung berapi (video tentang gunung meletus).
4.        Menjelaskan tentang proses fotosintesa untuk mata pelajaran IPA.
5.        Menjelaskan tentang sejarah Islam ataupun sejarah Indonesia (video tentang film dokumenter).
6.        Ice breaking (YouTube juga menyediakan berbagai macam video untuk permainan, renungan, dan motivasi), dan masih banyak lagi content video yang dapat digunakan dalam pembelajaran, tergantung dari inovasi guru untuk memanfaatkan fasilitas YouTube.
Dengan menggunakan video yang diunduh (didownload) dari YouTube, siswa akan mendapatkan penjelasan yang lebih autentik dan menarik dibandingkan dengan ketika guru harus menjelaskan materi pelajaran secara konvensional (metode ceramah). Selain itu daya serap siswa terhadap materi pelajaran juga akan meningkat karena mereka belajar dengan situasi yang variatif, menyenangkan dan mereka terlibat langsung dalam proses belajar mengajar. Bagi guru dengan tersedianya video di YouTube, akan mempermudah dalam penyampaian materi pelajaran, sekaligus untuk efisiensi kerja karena guru tidak perlu membuat video sendiri untuk menjelaskan materi pelajaran.
Penggunaan YouTube dalam pembelajaran tentunya hanya dapat dilakukan di sekolah-sekolah yang sudah memiliki fasilitas multimedia dan IT, dan hal ini menuntut kreatifitas guru untuk selalu berinovasi dan mampu memanfaatkan IT dengan optimal. Sedangkan pengajarannya bisa dilakukan secara online maupun offline. Secara online dapat dilakukan jika kelas tempat belajar terhubung langsung dengan internet. Secara offline dilakukan dengan mengunduh video dulu dari YouTube, kemudian ditampilkan di kelas dengan menggunakan bantuan fasilitas LCD.
  Nah, dengan sedikit ulasan tentang YouTube ini semoga dapat memberi manfaat bagi siswa MTsN Tambakberas Jombang dalam belajar, serta dapat memberi inspirasi bagi sahabat-sahabat guru untuk selalu berkreasi dan berinovasi dalam mengajar, memanfaatkan IT dan mencari alternatif solusi terhadap setiap masalah yang muncul di kelas selama proses belajar mengajar. Selamat mencoba.........

0 comments: