This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Laman

Sunday, May 5, 2019

KISAH RASULULLAH ﷺ (Bagian 10)


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سیذنامُحَمَّدٍ
 وَ عَلَى آلِ سیدنا مُحَمد

KELAHIRAN MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم

Pada hari Senin pagi tanggal 12 Rabiul Awwal pada tahun yang sama dengan penyerbuan Abrahah (tahun gajah), Aminah melahirkan seorang bayi laki-laki. Saat itu bertepatan dengan bulan Agustus tahun 570 Masehi. (Sebagian pendapat mengatakan bahwa Aminah melahirkan pada tanggal 20 atau 21 April tahun 571 Masehi).

Aminah mengutus seseorang sambil berkata, "Pergilah kepada Abdul Muthalib dan katakan, 'Sesungguhnya telah lahir bayi untukmu. Oleh karena itu, datang dan lihatlah '.

Abdul Muthalib bergegas datang. Ketika mengambil bayi itu dari pelukan Aminah, dadanya bergemuruh dipenuhi rasa sayang.

"Kehadiranmu mengingatkan aku kepada ayahmu. Sungguh, di hatiku kini dirimu hadir sebagai pengganti Abdullah."

Dengan penuh rasa syukur, orangtua itu menggendong cucunya berthawaf, mengelilingi Ka'bah. Kali ini tidak kepada berhala, tetapi kepada Allah. Abdul Muthalib berdoa dan bersyukur.

"Aku memberimu nama Muhammad," kata Abdul Muthalib.

Muhammad berarti terpuji, sebuah nama yang tidak umum di kalangan masyarakat Arab, tetapi cukup dikenal.

Kemudian, ia memerintahkan orang untuk menyembelih unta dan mengundang makan masyarakat Quraisy.

"Siapa nama putra Abdullah, cucumu itu?" tanya seseorang kepada Abdul Muthalib.

"Muhammad."

"Mengapa tidak engkau beri nama dengan nama nenek moyang kita?"

"Kuinginkan ia menjadi orang yang terpuji, bagi Tuhan di langit dan bagi makhluk-Nya di bumi," jawab Abdul Muthalib.


CAHAYA AMINAH

Ketika Aminah mengandung Nabi Muhammad, ia melihat seberkas sinar keluar dari perutnya dan dengan sinar tersebut ia melihat istana-istana Busra di Syam.

Saat itu di kalangan bangsawan Arab sudah berlaku tradisi yang baik, yakni mereka mencari wanita-wanita desa yang bisa menyusui anak-anaknya.

Anak-anak disusukan di pedalaman agar terhindar dari penyakit, memiliki tubuh yang kuat dan agar dapat belajar bahasa Arab yang murni di daerah pedesaan.

Tidak lama kemudian ke Mekah datanglah serombongan wanita dari kabilah bani Sa'ad mencari bayi untuk disusui. Di antara mereka ada seorang ibu bernama Halimah binti Abu Dzu'aib.

"Suamiku," Panggil Halimah "tahun ini sungguh tahun kering tak ada tersisa sedikit pun hasil panen di kampung halaman kita. Lihat unta tua kita tidak lagi menghasilkan susu sehingga anak-anak menangis pada malam hari karena lapar."

"Semoga kita mendapat bayi seorang bangsawan kaya yang dapat memberi kita upah yang layak untuk menanggulangi kesengsaraan ini," jawab sang suami.

Namun harapan mereka tak terkabul, hampir semua bayi bangsawan kaya telah diambil oleh teman-teman serombongan mereka. Hanya ada satu bayi dalam gendongan ibunya yang mereka temui.

"Namanya Muhammad" kata Aminah kepada pasangan tersebut "ia anak yatim tinggal aku dan kakeknya yang merawatnya." Halimah dan suaminya, Al-Harits bin Abdul Uzza saling berpandangan.

Mereka enggan menerima anak yatim karena tidak ada Ayah yang dapat memberi mereka upah yang layak. Pasangan tersebut menggeleng dan pergi mencari bayi lain, Aminah memandangi bayi dalam dekapannya dengan sendu. Setiap wanita Bani Saad yang mendapat tawaran untuk menyusui Muhammad, selalu menolaknya karena anak yatim.


TSUWAIBAH

Sebelum kedatangan para wanita Bani sa'ad, Muhammad disusui Tsuwaibah budak perempuan Abu Lahab. Hanya beberapa hari Muhammad disusui oleh Tsuwaibah.

Akan tetapi, di kemudian hari, di sepanjang hidupnya Muhammad selalu memperlakukan Tsuwaibah dengan baik.



Bersambung

KISAH RASULULLAH ﷺ (Bagian 6)



اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سیدنا مُحَمَّدٍ
 وَ عَلَى آلِ سیدنا مُحَمد

TEBUSAN SERATUS UNTA

Dengan mem"baja"kan hati, Abdul Muthalib  menuntun Abdullah menuju sebuah tempat di dekat sumur Zamzam yang terletak di antara dua berhala Isaf dan Na'ila. Di tempat itulah biasanya orang orang Mekah melakukan pengorbanan hewan untuk dewa-dewa mereka. Namun, masyarakat semakin keras menghalangi Abdul Muthalib melakukan niatnya. Akhirnya, kekerasan hatinya pun luluh.

"Baiklah, tetapi apa yang harus kulakukan agar berhala tetap berkenan kepadaku?"

"Kalau penebusannya dapat dilakukan dengan harta kita, kita tebuslah," kata Mughirah bin Abdullah dari suku Makhzum.

Setelah diadakan perundingan, mereka sepakat menemui seorang dukun di Yatsrib.

"Berapa tebusan kalian?" tanya dukun wanita itu.

"Sepuluh ekor unta."

"Kembalilah ke negeri kalian. Sediakan tebusan 10 ekor unta. Kemudian undi antara unta dan anak itu. Jika yang keluar nama anakmu, tambahlah jumlah untanya, kemudian undi lagi sampai nama unta yang keluar."

Mereka pulang dengan lega dan segera mengundi dengan anak panah. Ternyata yang keluar adalah nama Abdullah. Mereka menambahkan tebusan unta dan mengundi lagi. Ternyata, lagi lagi nama Abdullah yang keluar. Demikianlah, Abdul Muthalib menambah dan menambah terus jumlah unta. Ketika jumlah unta sudah mencapai 100 ekor, barulah nama unta yang keluar.

"Dewa sudah berkenan," seru orang orang.

"Tidak," bantah Abdul Muthalib. "Harus dilakukan sampai 3 kali."

Akhirnya, setelah 3 kali dikocok, yang keluar adalah nama unta. 100 ekor unta itu pun disembelih dan dibiarkan begitu saja tanpa disentuh manusia dan hewan karena mereka beranggapan bahwa unta itu untuk dewa.


Keturunan Dua Orang yang Disembelih

Diriwayatkan dari Rasulullah bahwa beliau bersabda,
"Aku adalah anak dua orang yang disembelih."
Yang dimaksud oleh beliau adalah Nabi Ismail nenek moyangnya, dan Abdullah ayahnya.


Si Penguasa Yaman

Saat Abdul Muthalib memimpin Mekah, ada sebuah peristiwa dahsyat. Kejadian ini bermula dari Yaman, sebuah negeri yang terletak jauh di sebelah selatan Mekah. Saat itu, Yaman diperintah oleh seorang penguasa bernama Abrahah Al Asyram.

"Aku tidak habis pikir, mengapa setiap tahun seluruh bangsa Arab datang ke tanah Mekah?" seru Abrahah kepada para menterinya.

"Paduka tahu, di sana ada sebuah bangunan bernama Ka'bah. Bangunan tua itu begitu disucikan oleh penduduk Jazirah Arab sehingga mereka tidak dapat berpaling darinya. Ke sanalah mereka pergi beribadah menyembah para dewa sepanjang tahun," jawab salah seorang menteri.

"Apa istimewanya bangunan tua yang terbuat dari batu kasar itu? Aku ingin negeri kita, Yaman, mempunyai sebuah rumah suci yang akan membuat bangunan tua di Mekah itu menjadi tidak berarti lagi dan dilupakan orang!"

"Namun, apa mungkin kita bisa membuat rumah suci baru yang bisa menandingi Ka'bah?"

"Mengapa tidak? Buat sebuah gereja yang sangat indah! Hiasi dengan perlengkapan paling mewah yang kita miliki! Gerbang emas, jendela perak, lantai pualam yang berkilau!
Semuanya! Kerahkan seluruh ahli bangunan! Aku ingin gereja itu selesai dalam waktu singkat!"

Tidak lama kemudian, berdirilah sebuah gereja seindah yang diinginkan Abrahah. Sang Penguasa Yaman itu mengunjunginya dengan rasa puas.

"Lihat, tidak lama lagi, seluruh orang Arab akan datang ke sini!" kata Abrahah kepada bawahannya,
"bahkan orang orang Mekah akan melupakan rumah tua mereka begitu melihat bangunan seindah ini!"


Bendungan Ma'rib

Penduduk asli Yaman adalah kaum Saba. Sebelum datangnya Islam, negeri Yaman telah terkenal dengan kemajuan teknologi bangunannya. Salah satu bangunan yang amat terkenal adalah Bendungan Raksasa Ma'rib. Ketika bangunan ini jebol, banjir besar melanda daerah sekitarnya sehingga para penduduk terpaksa pindah ke negeri lain.

Bersambung

Tuesday, April 23, 2019

Tips Dan Teknik Bernapas Saat Mendaki Gunung


Buat kamu yang sering naik gunung pastinya bernafas sering sekali menjadi kendala sendiri. Ada berbagai kendala saat mengatur nafas seperti mudah lelah, nafas terengah-engah dan lain sebagainya.

Inti teknik pernafasan yang baik memang bagaimana caranya mendapatkan oksigen sebanyak mungkin dari tiap udara yang dihirup. Berjalanlah dengan pelan tapi konsisten, bukan grasa-grusu.

Berikut adalah beberapa tips & teknik saat mendaki gunung :

1. Sebisa mungkin hiruplah nafas lewat hidung dan keluarkan lewat mulut.
2. Atur ritme saat melangkah. Jangan terlalu cepat maupun terlalu lambat. Kalau mau cepat, ya stabil cepat. Jika mau lambat, ya stabil lambat.
3. Istirahatlah secukupnya, jangan terlalu lama. Bisa menyebabkan males gerak.
4. Sebisa mungkin kurangi mengobrol untuk mengurangi nafas ngos – ngosan.
5. Bernafas lewat mulut, tekuk lidah hingga hingga ujung lidah menyentuh langit – langit mulut.
6. Saat summit attack / muncak bisa teknik 1 -2, 1 kali langkah 2 kali nafas atau disesuaikan dengan kondisi badan. Ada juga yang menggunakan teknik 5-1. 5 langkah kaki, 1 kali hirup nafas.
7. Nafas ikuti irama. Sesekali ambil nafas pelan lalu buang pelan – pelan agar jantung juga istirahat sebentar.
8. Mengurangi konsumsi air berlebihan. Minum terlalu banyak akan membuat detak jantung lebih berdetak kencang. Sebaiknya minumlah untuk membasahi tenggorokan dan bibir saja.
9. Perbanyak kegiatan berenang agar nafas lebih teratur, mengalir seperti bernafas di daratan.
10. Istirahatlah di tempat yang datar.
11. Berhentilah merokok saat sedang mendaki / berjalan.
12. Jangan terlalu lama istirahat karena akan membuat suhu badan menjadi dingin, kalau sudah dingin maka akan butuh waktu lagi untuk menyesesuaikan diri dan tenaga lebih mudah berkurang.
13. Jalan 15 menit istirahat 2 menit.
14. Jika jalurnya sangat nanjak dan tidak ada bonus atau jalur bikin bosan biasanya suka di gaspool paling awal setelah itu jalan sesuai ritme.
15. Saat istirahat sebentar usahakan tetap berdiri.
16. Saat istirahat lama, jangan menekuk kaki. Hal ini dimaksudkan agar kaki kita tidak mengalami kram .


Sumber : kompasiana.com

Thursday, April 18, 2019

KEUTAMAAN MALAM NISHFU SYA'BAN


Sabtu malam ahad besok bertepatan dengan 20 April 2019 adalah malam Nishfu Sya'ban. Malam yang berbeda dengan malam-malam biasa yang lain. Kita harus memperbanyak melakukan ibadah semaksimal mungkin dan menghindari larangan-larangan Allah.

Dalam Kitab Syu’abil Iman, lil Baihaqi, juz 5 halaman 360, hadits nomor 3552:

أَخْبَرَنَا أَبُوْ بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَبْدِ اللهِ الْمَنْصُوْرِيُّ النُّوْقَانِيُّ، بِهَا أَخْبَرَنَا أَبُوْ حَاتِمٍ مُحَمَّدُ بْنُ حَسَّانَ بْنِ أَحْمَدَ الْبُسْتِيُّ، نا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُعَافَى بِصَيْدَا، نا هِشَامُ بْنُ خَالِدٍ الْأَزْرَقُ، نا أَبُوْ خُلَيْدٍ وَهُوَ عُتْبَةُ بْنُ حَمَّادٍ، عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ، وَابْنِ ثَوْبَانَ، عَنْ أَبِيْهِ، عَنْ مَكْحُولٍ، عَنْ مَالِكِ بْنِ يُخَامِرَ، عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " يَطَّلِعُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى خَلْقِهِ فِي اللَّيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ "


Dari Mu’adz bin Jabal, dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: ”Allah memperhatikan kepada semua mahkluk-Nya pada malam Nishfu Sya’ban. Maka Dia memberi ampunan kepada semua mahkluk-Nya, kecuali kepada orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan.”

Hadits di atas juga diriwayatkan oleh Aththabarani dalam al Mu’jam al Kabier juz 15 halaman 21, hadits nomor 16639, dan Al Mu'jam Al Ausats juz 7 halaman 36, hadits nomor 6776.

Al Hafizh Al Haitsami berkata dalam Kitab Majma’uzzawaaid juz 3 halaman 395 :

رَوَاهُ الطَّبَرَانِيُّ فِي الْكَبِيْرِ وَالْأَوْسَطِ وَرِجَالُهُمَا ثِقَاتٌ

Hadits tersebut diriwayatkan oleh Aththabarani dalam Al Kabier dan Al Austah, Rijal keduanya tsiqat.

Hadits yang sama juga diriwayatkan dalam Shahih Ibn Hibban hadits no.5755.

Dalam hadits lain:

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيْعٍ حَدَّثَنَا يَزِيْدُ بْنُ هَارُوْنَ أَخْبَرَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَرْطَاةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِيْ كَثِيْرٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ فَقَدْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَخَرَجْتُ فَإِذَا هُوَ بِالْبَقِيْعِ فَقَالَ أَكُنْتِ تَخَافِيْنَ أَنْ يَحِيْفَ اللهُ عَلَيْكِ وَرَسُوْلُهُ ؟ قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ ظَنَنْتُ أَنَّكَ أَتَيْتَ بَعْضَ نِسَاءَكَ فَقَالَ إِنَّ اللهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَنْزِلُ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَغْفِرُ لِأَكْثَرَ مِنْ عَدَدِ شَعْرِ غَنَمِ كَلْبٍ

Berkata Aisyah: di suatu malam aku kehilangan Rasul saw, dan kutemukan beliau saw sedang di pekuburan Baqi’, beliau mengangkat kepalanya kearah langit, seraya bersabda : “Sungguh Allah turun ke langit bumi di malam nisfu sya’ban dan mengampuni dosa dosa hamba Nya sebanyak lebih dari jumlah bulu anjing dan domba” (Musnad Imam Ahmad hadits no.24825)

Dalam Kitab Al Umm juz 1 halaman 231:

(قَالَ الشَّافِعِيُّ) وَبَلَغَنَا أَنَّهُ كَانَ يُقَالُ إنَّ الدُّعَاءَ يُسْتَجَابُ فِيْ خَمْسِ لَيَالٍ فِيْ لَيْلَةِ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةِ الْأَضْحَى وَلَيْلَةِ الْفِطْرِ وَأَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ وَلَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ

Berkata Imam Syafii rahimahullah : “Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab, dan malam nisfu sya’ban”

(Sunan Al Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal 319).

Semoga kita tergolong hamba Allah yang bisa mendapatkan keistemewaan dan keutamaan malam Nishfu Sya'ban. Amin... 

Tuesday, April 16, 2019

KH. MUSTOFA BISRI - GUS MUS (pada pemilu 17 April 2019 hari ini)


السلا م عليكم ورحمة الله وبركاته

 
Saya kadang merasa aneh melihat saudara saya umat Islam yang memiliki sifat seperti anak-anak, ingin menang sendiri, mudah marah dan memaksakan kehendaknya agar orang lain sama dengan dirinya.

Padahal Al-Qur'an sudah mengatakan untuk berbuat adil karena itu bisa mendekatkan kepada ketakwaan.

Begitulah sifat anak-anak, kadang tidak bisa menerima nasehat yang baik sekalipun untuk dirinya sendiri.

Atheis dimusuhi karena tidak bertuhan.

Bertuhan dimusuhi karena tuhannya beda.

Tuhannya sama dimusuhi karena nabinya beda.

Nabinya sama dimusuhi karena alirannya beda.

Alirannya sama dimusuhi karena pendapatnya beda.

Pendapatnya sama dimusuhi karena partainya beda.

Partainya sama dimusuhi karena pilihan presidennya beda.

Apa kamu mau hidup sendirian di muka bumi untuk memuaskan nafsu keserakahan?

Kamu tahu apa yang dilakukan Sayyidul Wujud Muhammad SAW pada seorang yahudi tua yang tiap hari meludahi & melempari kotoran padanya? Ia jenguk dan doakan sang yahudi ketika yahudi itu sakit.

Kamu tahu apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW pada seorang yahudi buta yang tiada hari tanpa mencacinya? Ia suapi setiap hari dengan tangannya sendiri yang mulia tanpa sang yahudi tahu bahwa yang menyuapinya adalah Nabi Muhammad SAW yang selalu ia caci.

Itulah Islam. Ber-Islamlah seperti Islam-nya Nabi Muhammad SAW, bukan Islam ala egomu.

Jangan sampai kamu hanya ber-Islam, tapi kamu kehilangan Nabi Muhammad SAW.

Jangan lemahkan Islam yang kuat dengan tindakan kerdilmu.

Jangan hinakan Islam yang suci dengan perbuatan nista.

Monggo di share agar Indonesia dalam pemilu 17 April 2019 hari ini, lebih adem dan dijauhkan dari perpecahan.
Aamiin

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Sumber: WhatsApp 

Friday, March 15, 2019

KISAH RASULULLAH (Bagian 5)

Bernadzar

Abdul Muthalib bernadzar, "Kalau saja aku mempunyai 10 anak laki-laki, kemudian setelah semuanya dewasa, aku tidak memperoleh anak lagi seperti ketika sedang menggali Sumur Zamzam, maka salah seorang diantara 10 anak itu akan kusembelih di Ka'bah sebagai kurban untuk Tuhan."

Ternyata takdir memang menentukan demikian. Abdul Muthalib akhirnya mendapat 10 orang anak laki-laki. Setelah semua anak berangkat dewasa, ia tidak memperoleh anak. Dipanggilnya kesepuluh orang anak itu, termasuk si bungsu Abdullah yang amat disayangi dan dicintainya.

"Aku pernah bernadzar untuk menyembelih salah seorang di antara kalian jika Tuhan memberiku 10 orang anak laki-laki."

Kesepuluh anaknya terdiam. Mereka memahami persoalan itu. Mereka juga melihat kebingungan yang luar biasa di mata ayah mereka yang berkaca-kaca.

"Namun, aku tidak bisa menentukan siapa di antara kalian yang harus kusembelih. Oleh karena, aku berniat memanggil juru qidh untuk menentukannya."

Di hadapan patung dewa tertinggi Ka'bah, juru qidh (Nanak panah) meminta setiap anak menulis namanya masing-masing di atas qidh. Kemudian, ia mengocok anak panah tersebut di hadapan berhala Hubal. Nama anak yang keluar adalah Abdullah.

Melihat itu, serentak orang orang Quraisy datang dan melarangnya melakukan perbuatan itu.

"Batalkan keinginanmu, Abdul Muthalib! Mohon ampunlah kepada Hubal supaya kamu bisa membatalkan nadzarmu!"

Sanggupkah Abdul Muthalib menyembelih anak kesayangannya, apalagi tidak ada orang yang menyetujui niatnya itu?


Menemukan Zamzam

Malam harinya, dengan tubuh lelah, Abdul Muthalib tertidur. Tiba-tiba, dalam tidur, dia bermimpi mendengar suara yang bergema berulang-ulang, "Temukan Sumur Zamzam itu, wahai Abdul Muthalib! Temukan Sumur Zamzam! Temukan!"

Abdul Muthalib terbangun dengan keyakinan dan semangat baru. Esoknya, dia mengajak Harits menggali dan menggali lebih giat.
Rasa heran orang-orang Quraisy yang melihatnya berubah menjadi tawa.

"Kasihan Abdul Muthalib, mungkin dia sudah kehilangan akal sehatnya!" kata mereka satu sama lain.

Suatu saat, ketika mereka sedang menggali di antara berhala Isaf dan Na'ila, air membersit.

"Air! Harits! Lihat, ada air!" seru Abdul Muthalib saking kagetnya.
"Ayo kita gali terus, Ayah! Ayo gali terus!"

Ketika mereka menggali lebih dalam, tampaklah pedang-pedang dan pelana emas yang pernah ditaruh oleh Mudzaz bin Amr dahulu. Melihat penemuan itu, orang-orang Quraisy datang berbondong-bondong.

"Abdul Muthalib, mari kita berbagi air dan harta emas itu!" pinta mereka.

"Tidak! Tetapi, marilah kita mengadu nasib di antara aku dan kamu sekalian dengan permainan _qidh_ (anak panah). Dua anak panah buat Ka'bah, dua buat aku, dan dua buat kamu. Kalau anak panah itu keluar, dia mendapat bagian. Kalau tidak, dia tidak mendapat apa-apa."

Usul ini disetujui. Juru qidh mengundinya di tengah-tengah berhala di depan Ka'bah. Ternyata, anak panah Quraisy tidak ada yang keluar. Pemenangnya adalah Abdul Muthalib dan Ka'bah. Oleh karena itu, Abdul Muthalib dapat meneruskan tugasnya mengurus air dan keperluan para tamu Mekah setelah Sumur Zamzam memancar kembali.

Mengingat beratnya tugas itu. Abdul Muthalib sangat ingin agar dia mempunyai banyak anak laki-laki yang dapat membantunya.


Pedang dan Pelana Emas

Abdul Muthalib memasang pedang-pedang itu di pintu Ka'bah, sedangkan pelana-pelana emas ditaruh di dalam rumah suci itu sebagai perhiasan.




-

PENJAGA TOL LANGIT PENDIDIKAN ERA 4.0 ( Catatanku Mengikuti Virtual Coordinator Training SEAMEO Indonesia Batch 3 )

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh...

Selamat Bergabung Guru Super Keren Abad ini.
Mohon maaf telah memasukkan Panjenengan semua ke grup ini tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
Menindaklanjuti pendaftaran kegiatan Virtual Coordinator Training SEAMEO Indonesia Batch 3 yang telah Bapak / Ibu kirim. Maka sebagai persiapan dibentuklah grup ini.
Terima kasih atas komitmen yang diberikan hingga terselesaikannya kegiatan ini.

Mohon bersabar menunggu info dari para Admin.

Terima kasih,
Salam Indonesia Hebat

Admin


Begitulah isi pesan di chat Grup WA, awal mula saya tergabung di Grup WA Virtual Coordinator Training SEAMEO Indonesia Batch 3, Group 70 Jatim 6. Saya masih belum paham, ini Grup Training tentang apa? Tujuannya apa? Manfaatnya apa? Karena waktu itu saya mendapatkan BC di salah satu Grup WA yang saya ikuti dan iseng-iseng saya mengisi form nya dan otomatis nama saya sudah terdaftar di Online Training tersebut.

Sepanjang hari, saya hanya menyimak obrolan yang ada di Grup VCI 70 Jatim 6. Dari mulai Apa itu SEAMEO, beberapa peraturan untuk peserta Online Training tersebut, sampai pada penjelasan materi awal yang harus dikuasai peserta. Beberapa materi wajib yang harus dikuasai peserta training antara lain:
(1) Pengenalan tentang WEBEX dan bagaimana cara gabung di Webex menggunakan laptop dan HP.
(2) Belajar membuat Formulir Online (Zoho Form, untuk membuat Presensi).
(3) Belajar membuat Poster atau Flyer Online.
(4) Tutorial merekam.

Semua materi di atas adalah hal baru buat saya, masih sangat asing bagi saya. Saya tidak pernah mendengar kata-kata Webex dan Zoho Form. Saya juga belum pernah dan belum bisa membuat Flyer dan merekam. Dalam hati saya berkata, "apa yang akan di rekam kalau Training online, sedangkan yang ada di depan kita hanya gadget saja."

Saya semakin penasaran dengan Training online ini, apalagi setelah membaca beberapa Peraturan untuk peserta training yang tergabung di Group WA VC Indonesia 70 Jatim 6. Peraturan tersebut adalah:
1. Whatsapp grup hanya untuk membahas  tentang aktivitas Virtual Coordinator Training (VCT).
2. Dilarang share konten hoax, ke dalam whatsapp grup.
3. Dilarang memposting gambar diluar tema pelatihan.
4. Bagi peserta yang sudah left tidak dapat dimasukkan kembali ke dalam whatsapp group.
5. Menggunakan nama WA dengan nama asli.
6. Dilarang menjadikan pelatihan ini sebagai ajang promosi, politik, agama, dan SARA. Kita siapkan NKRI yang makin kokoh untuk Indonesia yang lebih baik. Memunculkan konten dan konteks SARA akan dikeluarkan dari group.
7. Group dapat dimanfaatkan untuk berdiskusi pencapaian VCT dibawah koordinasi dengan para koordinator inti dan instruktur.
8. Menjaga etika, sopan santun, dan tata krama antara peserta dan terhadap para instruktur  dan mentor.
9. Peraturan ini dapat ditambahkan disesuaikan dengan kondisi di kemudian hari.
10. Keputusan penyelenggara tidak dapat diganggu gugat.

Bagi peserta yang melanggar akan di keluarkan dari grup pelatihan ini.

Terimakasih.


Wow, betapa ketatnya peraturan yang diberikan. Bagi peserta yang sudah left tidak dapat dimasukkan kembali ke dalam whatsapp group. Semakin membuat saya penasaran tentang materi yang akan saya dapatkan di training online ini. Namun begitu, kalimat-kalimat ajakan dari para instruktur begitu menyemangati kami yang baru bergabung sebagai peserta training online ini bahwa kami pasti bisa mengikutinya dengan baik. Salah satu kalimat penyemangat itu seperti ini: Semangat ya Bapak Ibu untuk lulus. Karena akan dipandu oleh instruktur-instruktur yang selalu setia.

Dalam salah satu obrolan di Grup WA juga dijelaskan bahwa para peserta VC Indonesia Batch 3 Group 70 Jatim 6 disini akan belajar bersama untuk menjadi koordinator melalui video conference.
Result akhir yang diharapkan adalah kita bisa:
1. Menjadi moderator
2. Menjadi Host
3. Menjadi presenter
Masing- masing 2x dan mengupload hasilnya ke YouTube.

Senin, 4 Maret 2019, Pukul 19.30 WIB, Materi pertama tentang Paparan Umum yang saya ikuti melalui Video Conference. Ini merupakan kegiatan awal VCT yang wajib diikuti semua peserta agar tahu pemaparan awal dari kegiatan VCT Penjaga Tol Langit Pendidikan Era 4.0. Pemaparan mengenai VCT Batch 3 disampaikan langsung oleh direktur SEAMEO secretary Bapak Dr. Gatot Hari Priowirjanto. Saya mengikuti dengan penuh semangat hingga larut malam, karena didorong oleh keingintahuan saya yang begitu menggebu.

Inti dari kegiatan di Grup ini adalah kita "belajar bersama, sharing ilmu". Kita akan mendapat kesempatan presentasi melalui video conferensi di Webex, juga akan mendapat kesempatan menjadi host, moderator, dan peserta vicon. Saat menjadi presenter, kita perlu menyiapkan/pilih materi untuk dipaparkan melalui Vicon, materi yang dipilih bebas, boleh berkaitan dengan mata pelajaran yang kita ampu, boleh tentang hal-hal umum yang bersifat praktis. Durasi presentasi sekitar 30 menit, plus 30 menit untuk tanya jawab. Pada saat menjadi peserta Vicon, kita hanya perlu masuk ke Webex, isikan meeting room number, password, lalu menyimak paparan materi dari presenter. Microphone di mute agar tidak mengganggu presenter. Saat sesi tanya jawab, bisa menulis pertanyaan melalui chat room, atau gunakan mike untuk bertanya langsung.

Tugas Presenter, Moderator, dan Host


Peraturan Peserta Video Conference

Kamis, tanggal 7 Maret 2019, saya memberanikan diri untuk mengisi plot presentasi. Saya mengisi di sesi malam, karena pagi aktifitas mengajar di Madrasah sampai jam 3 sore. Presentasi pertama saya adalah tentang Meningkatkan Mutu Guru melalui Lesoon Study. Alhamdulillah presentasi berjalan lancar. Namun, saya masih belum bisa merekam jalannya presentasi saya. Sehingga untuk rekaman masih dibantu oleh instruktur dan peserta training yang sudah bisa merekam. Saya cukup bangga bisa menjadi Presenter di hari pertama VC Indonesia 70 Jatim 6 sekaligus bisa membuat Presensi menggunakan Zoho Form.

Flyer Presentasi Pertama saya tentang Lesson Study

Dihari kedua, Jum'at, 8 Maret 2019, saya semakin berani mencoba untuk tampil. Kali ini saya mengisi plot untuk menjadi Host dan Moderator. Awalnya belum begitu paham tentang tugas dan cara menjadi Host dan Moderator, tapi dengan bimbingan para instruktur, akhirnya saya bisa mengoperasikan Vicon di room Webex dengan mudah. Memang segala sesuatu itu jangan hanya di bayangkan saja, tapi harus dicoba. 

Sabtu, 9 Maret 2019 adalah presentasi kedua saya. Kali ini saya menyajikan materi umum, yaitu tentang salah satu kegiatan di Sekolah tempat saya bekerja. Judul materi saya adalah Pembuatan ECOBRICK di Lingkungan Sekolah. Sama halnya dengan di presentasi pertama, saya masih belum bisa merekam presentasi Vicon saya sendiri. Semuanya masih di bantu oleh para instruktur dan peserta lain yang sudah bisa menjalankan Fastone. Saya hanya bisa membuat presensi dengan menggunakan Zoho Form, dan mengoperasikan Webex sebagai Host, Moderator, dan Presenter. 

Flyer Presentasi saya yang kedua tentang ECOBRICK

Akhirnya, saya semakin ketagihan untuk tampil di Webex. Saya selalu mengisi plot yang ditawarkan di Grup VC Indonesia 70 Jatim 6, baik sebagai Moderator maupun sebagai Host. Dan lambat laun, akhirnya saya juga bisa merekam jalannya presentasi. Alhamdulillah, setelah saya dapat menyelesaikan tugas saya, yaitu 2 kali menjadi Presenter, 2 kali menjadi Moderator, dan 2 kali menjadi Host, selanjutnya saya ikut berpartisipasi untuk mendukung teman-teman peserta lain agar bisa meyelesaikan tugasnya.

Berikut Video Conference yang telah saya laksanakan:
Vicon VCT Indonesia  batch 3 VC 70 Jatim 6

Kamis, 7 Maret 2019
1. Sesi 8, pukul 18.15-19.15
    Presenter : Ni'matuz Zahroh
    Instansi : MTsN 5 Jombang
    Judul : Meningkatkan Mutu Guru melalui Lesson Study. 
    Moderator: Risdwi Widjiastuti (SMKN 5 Malang)
    Host: Lilik Idayati (SMAN 2 Trenggalek)

2. Sesi 9, pukul 9.15 -10.15
    Presenter : Lilik Idayati
    Instansi : SMAN 2 Trenggalek
    Judul : Menuju Sekolah Adiwiyata
    Moderator: Ni'matuz Zahroh (MTsN 5 Jombang)
    Host: Asrinah (SMPN 3 Nguling Pasuruan)

Jum'at, 8 Maret 2019
1. Sesi 8, pukul 19.25-20.25
    Presenter : Rudy Eko Prasetya
    Instansi :  SMK Pelita Nusantara Kediri
    Judul : Pemanfaatan AR (Augmented Reality) untuk Media Pembelajaran
    Moderator: Ni'matuz Zahroh (MTsN 5 Jombang)
    Host: Eko Suprapto (SMP Islam Al Azhaar Tulungagung)

2. Sesi 9, pukul 20.35-21.35
    Presenter : Gunawan Maryoto
    Instansi : SMPN 1 Prigen Pasuruan
    Judul : Quiz Online dengan Google Form
    Moderator: Asrinah (SMPN 3 Nguling Pasuruan)
    Host: Ni'matuz Zahroh (MTsN 5 Jombang)

Sabtu, 9 Maret 2019
1. Sesi 9, pukul 19.25 -20.25
    Presenter : Ni'matuz Zahroh
    Instansi : MTsN 5 Jombang
    Judul : Pembuatan Ecobrick di Lingkungan Sekolah
    Moderator: Asrinah (SMPN 3 Nguling Pasuruan)
    Host: Anita April Yani (SMAN 1 Plumpang Tuban)

Selasa, 12 Maret 2019
Sesi 9, Pukul 19.25-20.25
    Presenter : Yeni Dwi Susanti
    Instansi : SMPN 2 Lumajang
    Judul : Program GenRe menuju Generasi Emas
    Moderator: Siswati (SMAN 1 Kauman Tulungagung)
    Host: Ni'matuz Zahroh (MTsN 5 Jombang)

Kamis, 14 Maret 2019
Sesi 8, Pukul 18.15-19.15
    Presenter : Anita April Yani
    Instansi : SMAN 1 Plumpang Tuban
    Judul : Menggunakan Media Sparkol VideoScribe sebagai Media Pembelajaran Alternatif. 
    Moderator: Ni'matuz Zahroh (MTsN 5 Jombang)
    Host: Ririn Anggraini (SMAN 1 Panarukan Situbondo)

Jum'at, 15 Maret 2019
Sesi 2, Pukul 09.15-10.15
    Presenter: Faiqotur Rosidah
    Instansi : SMPN 3 Peterongan Jombang
    Judul : Literasi dalam K13 (Literasi dalam Pembelajaran)
    Moderator: Sri Handayani
    Host: Ni'matuz Zahroh (MTsN 5 Jombang)


Saya senang sekali bisa gabung di training online ini. Saya bangga menjadi bagian dari Virtual Coordinator Training Indonesia Batch 3 Group 70 Jatim 6. Saya mendapatkan banyak sekali ilmu baru. Ilmu-ilmu tentang kecanggihan teknologi, tentang fitur-fitur internet untuk pembelajaran, tentang fasilitas-fasilitas online, sampai tentang materi umum yang sungguh sangat bermanfaat. Saya juga mendapatkan teman-teman baru, para instruktur-instruktur dan Guru-guru hebat dari berbagai daerah di wilayah Jawa Timur. Dan yang paling penting, saya mendapatkan pengalaman berharga yang tidak ternilai serta akan mendapatkan Sertifikat pelatihan setara 39 jam.

PENJAGA TOL LANGIT,, sebuah istilah baru yang saya suka. Ya, meski untuk meraihnya tidaklah mudah. Saya juga suka sama kamu. Iya, kamu. Para instruktur dan peserta di VC Indonesia Batch 3 Group 70 Jatim 6. Walau lelah, tapi tak pernah menyerah. Walau lemah, tapi tetap ingat akan amanah. Pak Gatot pernah mengatakan, tidak ada yang sempurna. Karenanya, melangkah itu penting. Gabungkan langkah demi langkah untuk langkah yang lebih baru. Sinergi dan kolaborasi untuk Inovasi yang lebih baik. Tetap semangat demi meningkatkan Mutu Pendidikan.


Salam,
NI'MATUZ ZAHROH, M.Pd
(MTsN 5 Jombang)